Panen Kebun ketahanan pangan kolaborasi kantor wilayah ditjenim jambi, kantor imigrasi kuala tungkal dgn pemkab muaro jambi


Pilarekspres.com,Muaro Jambi – Kantor Unit Layanan Paspor (ULP) Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kuala Tungkal menggelar kegiatan Panen Perdana Program Ketahanan Pangan yang berlokasi di Komplek Perkantoran Kabupaten Muaro Jambi.

Program yang mengusung nama Kebun Ketahanan Pangan Sinergi "IM-MAN" (Imigrasi Menanam) ini mengusung motto "Dari Jambi Untuk Indonesia: Imigrasi Prima, Indonesia Tangguh". Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jambi melalui Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kuala Tungkal dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Muaro Jambi dalam mendukung kedaulatan pangan nasional.

Dalam agenda luar ruangan (outdoor) tersebut, jajaran pimpinan dan tamu undangan melaksanakan tiga prosesi utama, yaitu Panen Perdana Melon Merlin (Blok 1): Prosesi pemetikan buah melon jenis Merlin yang telah memasuki masa panen optimal. Penanaman Melon Kinanti (Blok 2): Simbolis penanaman bibit melon varietas Kinanti untuk menjaga keberlanjutan siklus tanam.

Penyerahan Bantuan Sosial. Penyerahan secara simbolis bantuan sosial berupa 500 kg buah melon hasil panen kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Muaro Jambi untuk disalurkan kepada masyarakat.


Tantangan Cuaca dan Hama

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jambi, Petrus Teguh Aprianto, A.Md.Im., S.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan dan jajaran Pemda Muaro Jambi, Kamis (13/7/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Petrus membagikan kisah perjuangan tim di lapangan sejak penanaman perdana pada bulan April lalu. Inisiatif pemanfaatan lahan ini diawali dari niat luhur menghijaukan area pelayanan publik ULP Imigrasi yang mendapat respons positif dari Bupati Muaro Jambi.

"Awalnya konsep penataan tanaman hijau di halaman kantor ULP ini mendapat apresiasi dari Pak Bupati karena membuat suasana kantor asri. Dari sana, dengan niat luhur pada bulan April lalu, kita mulai penanaman bibit cabai dan melon menggunakan sistem irigasi tetes," ujar Petrus.

Namun, proses budidaya tersebut tidak luput dari tantangan alam. Musim kemarau panjang dan cuaca terik sempat menyebabkan tanaman cabai mengalami kegagalan panen (keriting daun). Tidak hanya itu, dua minggu menjelang panen, tanaman melon sempat terancam akibat serangan hama ulat pada bagian akar.

"Dua minggu lalu sempat ada laporan bahwa tanaman melon terancam gagal panen karena serangan ulat akar. Namun berkat kerja keras dan penanganan cepat tim di lapangan, hambatan tersebut berhasil diatasi hingga hari ini kita bisa memanen Melon Merlin berkualitas tinggi serta membagikan 500 kg hasil panen untuk masyarakat," tambahnya.

Melalui keberhasilan program IM-MAN, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kuala Tungkal membuktikan bahwa instansi pelayanan publik tidak hanya berfokus pada keimigrasian, tetapi juga mampu memberikan kontribusi langsung bagi lingkungan dan ketahanan pangan masyarakat Muaro Jambi.(Ad)