Hari Pertama MPLS 2026, Kejari Muaro Jambi Sambangi SMAN 8 Guna Antisipasi Geng Motor di Jaluko


Pilarekspres.com,Muaro Jambi  – Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026 di SMA Negeri 8 Muaro Jambi berlangsung berbeda. Pihak sekolah secara khusus menyambut kedatangan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Muaro Jambi Karya graham Hutagaol beserta jajaran untuk memberikan penyuluhan hukum, Senin (13/7/2026).

Langkah proaktif ini diambil menyusul keresahan masyarakat terkait maraknya aktivitas geng motor remaja di wilayah Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi, akhir-akhir ini.

Edukasi Hukum Sejak Dini

Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Muaro Jambi Zaenal Ekarosa S.P.d,M.P.d menyambut baik kehadiran pihak Kejari. Menurutnya, momen MPLS adalah waktu paling tepat untuk membentengi para siswa baru agar tidak terjerumus ke dalam lingkaran kriminalitasitas, khususnya aksi geng motor yang kerap melibatkan anak usia sekolah.Dan kami keluarga besar SMA Negeri 8 Muaro Jambi menolak keras adanya geng motor,tegas kepsek.

"Kami ingin memastikan anak-anak kita memulai masa SMA dengan pemahaman yang benar tentang hukum. Kehadiran pihak Kejari hari ini adalah bentuk komitmen bersama untuk menjaga masa depan generasi muda di Jaluko, kami menyatakan jauhi dan sangat menolak adanya geng motor,pergunakan waktu belajar dengan baik ,ujarnya Karya graham Hutagaol.

Fokus Utama: Antisipasi Kenakalan Remaja dan Geng Motor

Dalam arahannya di hadapan ratusan siswa baru, Kepala Kejari Muaro Jambi menekankan pentingnya kesadaran hukum sejak dini. Ia menyoroti fenomena geng motor di Kecamatan Jaluko yang tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga berpotensi menyeret para pelakunya ke ranah hukum pidana.

Beberapa poin penting yang disampaikan dalam sosialisasi tersebut antara lain:

Dampak Hukum: Penegasan bahwa pelaku geng motor, membawa senjata tajam, dan melakukan penganiayaan dapat dijerat hukum pidana, meskipun pelakunya masih di bawah umur (melalui sistem peradilan anak).

Bijak Bergaul: Mengimbau para siswa untuk selektif dalam memilih lingkaran pertemanan di luar jam sekolah.

Peran Komunitas: Mengajak siswa baru untuk aktif dalam kegiatan positif di sekolah, seperti ekstrakurikuler, guna mengalihkan energi remaja ke hal-hal berprestasi.

Sinergi Cegah Kriminalitas

Kegiatan yang dikemas dalam program "Jaksa Masuk Sekolah" (JMS) ini diharapkan dapat menekan angka kriminalitas remaja secara signifikan di wilayah hukum Muaro Jambi. Pihak Kejari juga menegaskan bahwa penegakan hukum akan tetap berjalan tegas bagi siapa saja yang mengganggu keamanan masyarakat, tanpa mengabaikan hak-hak anak.

Acara MPLS hari pertama ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif antara para siswa baru dan tim Kejari Muaro Jambi, yang disambut antusias oleh seluruh peserta.(Ad)