Pekerjaan Jalan Rigid Beton Rp 6 Miliar di Muaro Jambi mengalami sorotan tajam

Pilarekspres.com, - Muaro Jambi- Proyek pembangunan jalan rigid beton di Desa Talang Pelita,tanjung pauh Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi tahun anggaran 2025 dengan panjang satu kilometer mengalami retak-retak.

Kasus retaknya jalan hasil pengerjaan yang dikerjakan oleh rekanan CV Dita Kontraktor ini menuai sorotan tajam.

Warga menyampaikan berbagai tanggapan, salah satunya mempertanyakan kualitas jalan rigid beton yang menelan anggaran hingga Rp 6 Miliar itu. 

Dari pantauan di lapangan Jum'at 6 Maret 2026, proyek rigid beton di RT.3 hingga RT.4 Desa Talang Pelita tersebut kondisinya memprihatinkan.

Nampak terlihat di banyak titik rigid beton di proyek tersebut mengalami retak rambut. Mirisnya, di beberapa titik ditemukan kerusakan fatal berupa beton yang patah dari bagian atas hingga dasar fondasi.


Kondisi ini memicu kekecewaan mendalam bagi masyarakat setempat yang telah lama mendambakan akses jalan yang layak.

Budi, salah seorang warga Mestong yang melintas di lokasi, mengungkapkan keheranannya atas daya tahan jalan yang dianggap baru seumur jagung tersebut,beliau sangat kecewa.

"Ini baru dibangun tahun 2025. Banyak yang retak-retak, padahal baru digunakan. Ya kecewalah. Kemarin ada juga saya lihat orang ngebor jalan beton ini, mungkin pemeriksaan oleh BPK,"kata Budi yang dijumpai pada Jum'at 6 Maret 2026.

Senada dengan Budi, warga lain juga khususnya ibu rumah tangga protes menyampaikan menyoroti kinerja pengawasan dari Dinas PUPR Muaro Jambi tersebut.

Mereka menilai, dengan anggaran jumbo mencapai Rp 6 miliar, seharusnya kualitas beton mampu menahan beban kendaraan tanpa harus mengalami kerusakan permanen dalam waktu singkat.


"Kualitas betonnya sangat dipertanyakan. Pengawasan pengerjaan proyek ini bagaimana? Kok bisa retak dan ada yang patah sampai ke bawah? Kami minta Dinas PUPR segera bertindak tegas, beri sanksi kontraktornya," tegas seorang sumber warga setempat.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, bahwa pihak rekanan, CV Dita Kontraktor sempat melakukan upaya perbaikan. Namun, warga menilai perbaikan tersebut hanyalah formalitas semata.

Sejumlah ibu-ibu di Desa Talang Pelita mengeluhkan cara penanganan retakan yang hanya ditutup menggunakan acian semen atau tambalan tipis.

"Sudah ada yang ditambal-tambal, barulah Minggu kemarin dia tambal-tambal ini. Ya kecewalah, miring jalannya. Dari air hujan itu kan tau kita kondisi jalannya miring, gak rata,"keluh mereka.

Berdasarkan dokumen uraian singkat pekerjaan, proyek peningkatan Jalan di Desa Talang Pelita ini merupakan jenis konstruksi perkerasan yang meliputi: Pekerjaan umum, Penyiapan Badan Jalan, Lapis Pondasi Agregat Kelas A, Perkerasan Beton Semen Fs' 3,8 Mpa, Lapis Pondasi bawah Beton Kurus dan Marka Jalan Termoplastik.

Proyek ini dikerjakan oleh CV Dita Kontraktor, sebuah perusahaan jasa konstruksi yang beralamat di Perum. Singgasana, Desa Kasang Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi.

Kepala Dinas PUPR Muaro Jambi, Anjar Prabowo saat dikonfirmasi melalui warshap mengatakan, . . .jalan mana tuh,pesanya. (Red)