Pilarekspres.com, - Muaro Jambi DPRD Kabupaten Muaro Jambi sampaikan, kekurangan guru yang mencapai ratusan orang berpotensi mengganggu kualitas pendidikan di sekolah jika tidak segera ditangani secara serius,Senin(11/5/2026)
Anggota DPRD Muaro Jambi, Robinson Sirait, mengungkapkan saat ini daerah kita masih kekurangan sekitar 779 tenaga pendidik.
Angka itu diprediksi terus bertambah seiring banyaknya guru yang akan memasuki masa pensiun dalam beberapa tahun kedepan.
“Kalau kondisi ini dibiarkan, proses belajar mengajar tentu terganggu. Jangan sampai anak-anak di Muaro Jambi menjadi korban karena kurangan tenaga pendidik,” tegas Robinson.
Menurutnya, persoalan pendidikan di Muaro Jambi kini sudah berada pada titik yang membutuhkan langkah cepat dan konkret dari pemerintah daerah.
Karna, kekurangan guru bukan sekadar persoalan administrasi, tetapi menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan.
DPRD juga menyoroti masih banyak sekolah yang mengalami keterbatasan sarana dan prasarana. Mulai dari ruang belajar hingga fasilitas pendukung pendidikan lainnya dinilai masih jauh dari memadai.
“Masalah pendidikan ini bukan hanya kekurangan guru saja. Masih ada sekolah yang membutuhkan perhatian serius, baik fasilitas belajar maupun infrastruktur pendukung,” ujarnya.
DPRD mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi segera melakukan koordinasi dengan kementerian terkait guna mencari solusi nyata, termasuk penambahan formasi guru dan pemerataan tenaga pengajar di sekolah.
Selain penambahan jumlah guru, peningkatan kualitas tenaga pendidik juga dinilai sangat penting agar mutu pendidikan di Muaro Jambi mampu bersaing.
Kami berharap pemerintah daerah harus benar-benar serius, dalam menangani dunia Pendidikan yang merupakan investasi masa depan daerah.(Ad)




Social Plugin